Kota Jantho - Anggota Komisi - IV DPRK Aceh Besar Maulana Akhbar mengatakan pentingnya literasi kepada masyarakat tentang pelestarian Batik, sebab menurut Maulana Batik bulan sekedar budaya tapi sumber pengembangan ekonomi.
Hal itu dikatakannya dalam sambutan penutupan pelatihan batik lanjutan di Rumoh Batik Malaka, Kuta Malaka, Jumat (19/06/2026).
Maulana mendorong Pemerintah mengembangkan literasi tentang batik agar masyarakat lebih mengenal. Sebab belahan dunia juga telah mengakui bahwa batik adalah warisan budaya Indonesia.
“Sebagai generasi penerus kita dituntut menghormati warisan budaya, kami mengapresiasi perajin-perajin batik di Aceh Besar”, tambah Maulana.
Selain itu ia juga merekomendasi lewat Diskopukmp agar seluruh pengadaan batik di OPD Aceh Besar menggunakan batik hasil Aceh Besar, sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM daerah, pungkasnya.
Penutupan pelatihan batik lanjutan tahun 2026 turut dihadiri sekretaris komisi V DPRK Aceh Besar Putri Nazarah,SE, Kadiskopukmp Drs. Sulaimi, M. Si, Camat Kuta Malaka Muzakkir dan perajin batik.